ININFO Jeneponto – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAI YAPNAS Jeneponto kelompok 5 berhasil menggelar Turnamen Sepak Takraw pada 20–24 Desember 2024 di Dusun Bontobaddo, Desa Bontojai, Kecamatan Tamalate, Kabupaten Jeneponto.
Turnamen ini diikuti oleh dua belas tim dari enam dusun di Desa Bontojai, yakni Dusun Bontojai, Bontobaddo, Kassika, Ujung Batu, Bontoa, dan Bontomanai.
Kegiatan ini mendapatkan apresiasi luar biasa dari masyarakat yang turut aktif menyukseskannya.
Firman, selaku Koordinator Desa (Kordes) KKN STAI YAPNAS Jeneponto, menjelaskan bahwa turnamen tersebut merupakan salah satu program kerja yang dirumuskan bersama masyarakat setempat.
“Alhamdulillah, turnamen ini dapat kami laksanakan sebagai bagian dari kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung pengembangan bakat olahraga masyarakat. Ini juga menjadi ajang silaturahmi yang mempererat kebersamaan,” ungkap Firman. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa Bontojai.
Kehadiran tokoh-tokoh penting menambah semarak acara ini. Ketua STAI YAPNAS Jeneponto, Dr. Hartina, S.Si., M.M., bersama para pimpinan kampus dan rekan-rekan mahasiswa KKN dari posko lain seperti Desa Kassi Rumbia, Kelurahan Bulujaya, Empoang, Tonrokassi Timur, Cikoang, dan Bulussuka turut hadir memberikan dukungan.
Dalam sambutannya, Dr. Hartina menyatakan kebanggaannya atas kemampuan mahasiswa KKN dalam beradaptasi dan melaksanakan program yang melibatkan masyarakat secara aktif.
“Sebagai apresiasi, pemenang juara pertama turnamen ini akan mendapatkan beasiswa dari kampus,” ujarnya.
Turnamen ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Desa Bontojai yang menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi mahasiswa KKN.
“Saya sangat bangga dan mengapresiasi kegiatan positif ini yang tidak hanya melibatkan masyarakat, tetapi juga mencerminkan dedikasi mahasiswa STAI YAPNAS,” katanya.
Puncak acara ditandai dengan penutupan dan penyerahan hadiah bagi para pemenang. Kepala Desa Bontojai dan anggota DPRD Kabupaten Jeneponto turut hadir memberikan apresiasi berupa hadiah tambahan kepada tim-tim pemenang.
Kegiatan ini menjadi contoh nyata implementasi Tridharma Perguruan Tinggi dalam hal pengabdian kepada masyarakat.
Mahasiswa KKN STAI YAPNAS Jeneponto berhasil menunjukkan bahwa mereka tidak hanya berkontribusi secara akademis, tetapi juga mampu membangun hubungan erat dengan masyarakat melalui kegiatan yang bermanfaat.***






