Example floating
Example floating
Polres Banggai

Tak Mau Kecewakan Pacar, Pria Asal Luwuk Timur Sebar Hoax

304
×

Tak Mau Kecewakan Pacar, Pria Asal Luwuk Timur Sebar Hoax

Sebarkan artikel ini

BANGGAI – Belakangan ini warganet dihebohkan dengan adanya kabar salah satu warga Desa Hunduhon, Luwuk Timur yang jadi korban pembegalan di kawasan KM 8 arah selatan Kota Luwuk. Setelah diselidiki polisi, informasi tersebut ternyata hoax.

“Terkait informasi viral di media sosial tentang adanya aksi begal, jajaran Satreskrim Polres Banggai langsung mengambil tindakan mendalami informasi tersebut. Setelah ditelusuri, ternyata informasi tersebut tidak benar atau hoax,” ujar Kasat Reskrim Polres Banggai, AKP Tio Tondy, Senin (14/4/2025).

Example 300x600

Informasi warga dibegal itu jadi perbincangan setelah akun mengunggahnya di media sosial Facebook. Salah satunya adalah akun @Sara Kadir. Informasi seorang warga kena begal itu diunggah di akun tersebut pada Minggu (13/4) kemarin.

READ:  Dua Motor Tabrakan di Tolbar, Satu Pengendara Meninggal Dunia

Dari akun tersebut, pemilik mengunggah bahwa seorang telah dibegal dengan cara dipukul dan dimintai sejumlah uang oleh 6 orang pria bermasker di KM 8 jalan arah Bandara Luwuk dari pukul 12.30 Wita hingga 17.00 Wita.

Kasat Reskrim Polres Banggai AKP Tio Tondy menjelaskan, saat itu pihaknya langsung turun tangan dan menyelidiki informasi tersebut. Setelah ditelusuri ternyata informasi tersebut hoax.

READ:  Diduga Driver mengantuk, Truk Semen Tabrak Jembatan, Ini Penjelasan Kapolsek Bualemo

Pertama, polisi mengantongi identitas yang diduga sebagai korban begal. Dia adalah Rudi Salu seorang warga Desa Hunduhon Kecamatan Luwuk Timur.

Saat memeriksa Rudi, polisi menemukan fakta sebenarnya bahwa ia sepakat berangkat menuju ke Kelurahan Nambo Padang untuk bertemu pacarnya jam 10.00 Wita. Akan tetapi saudara Rudi berangkat nanti jam 15.00 Wita.

Sesampainya di Kelurahan Nambo Padang pukul 17.30 Wita, Rudi mengarang cerita agar kekasihnya tidak kecewa/marah dengan mengatakan bahwa dalam perjalanan ia dibegal oleh sekelompok orang tak dikenal.

READ:  Kapolres Banggai: Personil Kepolisian bisah Memberi Contoh Yang Baik di Tengah Masyarakat

Setelah adanya konfirmasi dari polisi, pengunggah informasi warga dibegal di medsos pun kemudian melakukan klarifikasi. Pemilik akun, menghapus unggahan tersebut dan Rudi meminta maaf terkait beredarnya informasi hoax itu.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih bijak lagi dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial. Saring dulu informasi sebelum di-sharing. Pastikan informasinya valid,” pungkas Kasat Reskrim.**

Example 120x600