Example floating
Example floating
BeritaHeadlineHukrim

Janji Kencan Ngaret, Pria Ini Beri Alasan  Kena Begal Pada Pacarnya, Endingnya Viral dan Sebar Hoax

1348
×

Janji Kencan Ngaret, Pria Ini Beri Alasan  Kena Begal Pada Pacarnya, Endingnya Viral dan Sebar Hoax

Sebarkan artikel ini
Pelaku penyebar hoax informasi pembegalan di Kelurahan Tanjung Tuwis menuju Desa Bubung saat diamankan di Polres Banggai

ININFO, BANGGAI – Belakangan ini warganet dihebohkan dengan adanya kabar salah satu warga Desa Hunduhon, Luwuk Timur yang jadi korban pembegalan di kawasan KM 8 arah selatan Kota Luwuk. Setelah diselidiki polisi, informasi tersebut ternyata hoax.

“Terkait informasi viral di media sosial tentang adanya aksi begal, jajaran Satreskrim Polres Banggai langsung mengambil tindakan mendalami informasi tersebut. Setelah ditelusuri, ternyata informasi tersebut tidak benar atau hoax,” ujar Kasat Reskrim Polres Banggai, AKP Tio Tondy, Senin 14 April 2025.

Example 300x600

Informasi warga dibegal itu jadi perbincangan setelah akun mengunggahnya di media sosial Facebook. Salah satunya adalah akun @Sara Kadir. Informasi seorang warga kena begal itu diunggah di akun tersebut pada Minggu (13/4) kemarin.

READ:  Polres Banggai Bantu Keluarga Korban Kekerasan Seksual Anak Dibawah Umur

Dari akun tersebut, pemilik mengunggah bahwa seorang telah dibegal dengan cara dipukul dan dimintai sejumlah uang oleh 6 orang pria bermasker di KM 8 jalan arah Bandara Luwuk dari pukul 12.30 Wita hingga 17.00 Wita.

Kasat Reskrim Polres Banggai AKP Tio Tondy menjelaskan, saat itu pihaknya langsung turun tangan dan menyelidiki informasi tersebut. Setelah ditelusuri ternyata informasi tersebut hoax.

READ:  Kepanikan bank mereda di Wall Street. Selanjutnya: Kepanikan Fed

Pertama, polisi mengantongi identitas yang diduga sebagai korban begal. Dia adalah Rudi Salu seorang warga Desa Hunduhon Kecamatan Luwuk Timur.

Saat memeriksa Rudi, polisi menemukan fakta sebenarnya bahwa ia sepakat berangkat menuju ke Kelurahan Nambo Padang untuk bertemu pacarnya jam 10.00 Wita. Akan tetapi saudara Rudi berangkat nanti jam 15.00 Wita.

Sesampainya di Kelurahan Nambo Padang pukul 17.30 Wita, Rudi mengarang cerita agar kekasihnya tidak kecewa/marah dengan mengatakan bahwa dalam perjalanan ia dibegal oleh sekelompok orang tak dikenal.

READ:  Polisi Selidiki Penemuan Bayi di Depan Pagar Panti Asuhan

Setelah adanya konfirmasi dari polisi, pengunggah informasi warga dibegal di medsos pun kemudian melakukan klarifikasi. Pemilik akun, menghapus unggahan tersebut dan Rudi meminta maaf terkait beredarnya informasi hoax itu.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih bijak lagi dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial. Saring dulu informasi sebelum di-sharing. Pastikan informasinya valid,” pungkas Kasat Reskrim. ***

Example 120x600