ININFO.ID, BANGGAI – DS (17), remaja putri asal Desa Sambulangan, Kecamatan Bulagi Utara, Kabupaten Banggai Kepulauan, ditemukan meninggal dunia di salah satu indekos di Kelurahan Hanga-hanga, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Sabtu (16/11/2024) sekitar pukul 21.30 Wita.
Kasat Reskrim AKP Tio Tondy mengungkapkan, korban ditemukan tergantung di kamar kos dengan kondisi mulut mengeluarkan air liur berbusa warna putih.
“Menurut keterangan saksi yang merupakan teman korban, sekitar pukul 12.00 Wita korban sempat datang bertamu ke tempatnya dan mengeluh tentang masalah pribadi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Tio menjelaskan bahwa pada pukul 20.51 Wita, korban mengirimkan foto dan chat melalui WhatsApp kepada saksi, menyampaikan niat untuk melakukan aksi nekat gantung diri.
“Saat itu juga saksi dan beberapa orang lainnya langsung menuju TKP dan mendapati korban sudah dalam posisi tergantung serta meminta bantuan warga sekitar untuk menurunkan korban,” jelasnya.
Setelah menerima laporan tersebut, pada sekitar pukul 22.00 Wita, Unit Identifikasi Sat Reskrim dibantu aparat Polsek Luwuk melakukan olah TKP.
“Di TKP tidak terdapat tanda-tanda tindak kriminal maupun kekerasan,” katanya.
Dari lokasi kejadian, ditemukan tali jepang berwarna hijau yang diikatkan di tiang ventilasi kamar kos dan susunan batu bata setinggi 24 cm yang diduga sebagai tumpuan korban.
Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Luwuk untuk dilakukan visum luar oleh tim forensik yang didampingi Unit Identifikasi.
“Hasilnya, mulut korban berdarah diduga akibat tergigit lidah, mengeluarkan cairan melalui alat kelamin, dan terdapat bekas jeratan tali di leher korban,” tambah Kasat Reskrim.
Saat ini jenazah korban berada di ruang jenazah RSUD Luwuk, menunggu jemputan keluarga yang berencana membawa jenazah untuk dimakamkan di kampung halaman.**







