Example floating
Example floating
Uncategorized

Sadis !! Dua Lansia di Luwuk Perkosa Wanita Disabilitas Bergantian Hingga Mengalami Pendarahan 

442
×

Sadis !! Dua Lansia di Luwuk Perkosa Wanita Disabilitas Bergantian Hingga Mengalami Pendarahan 

Sebarkan artikel ini

ININFO, BANGGAI – Perbuatan tak senonoh dilakukan dua orang pria yang sudah lanjut usia pada seorang wanita usia 30 tahun, penyandang disabilitas di Luwuk. Betapa tidak, dua orang ini melakukan perkosaan secara bergantian.

Atas laporan ibu korban, Resmob Satreskrim Polres Banggai berhasil menangkap dua terduga pelaku pemerkosaan ini.

Example 300x600

Kapolres Banggai AKBP Putu Hendra Binangkari melalui Kasat Reskrim AKP Tio Tondy membenarkan penangkapan kedua pelaku yakni pada Jumat (10/1/2025).

READ:  In Memoriam : Wartawan Senior dan Pencinta Buku, Ismet Rauf

Menurut AKP Tio, pihaknya segera melakukan pengungkapan peristiwa dugaan tindak pidana pemerkosaan berdasarkan laporan polisi Nomor LP/B/31/1/2025/SPKT/Res Banggai/Polda Sulteng.

“Satu hal yang menjadi prihatin kami dalam perkara ini, bahwa korban tindak pidana pemerkosaan adalah disabilitas badan sejak lahir,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kasat mengungkap bahwa kasus ini diketahui saat itu ibu korban mendapati anaknya berada dalam kamar mandi mengeluarkan banyak darah dari kemaluan. Sehingga di putuskan langsung di bawa ke RSUD Luwuk.

READ:  Bupati Morut Bersama Danrem 132 Tadulako, Resmikan Camp Victory PT. TPM

“Hasil pemeriksaan menunjukan bahwa korban mengalami luka di kemaluan serta pendarahan,” lanjutnya.

Untuk pelaku LU (67) melakukannya sebanyak satu kali dibagian dapur rumah korban pada Senin (6/1/2025) siang hari. Sedangkan pelaku LI (49) melakukan sebanyak dua kali di Bulan Desember 2024 saat sore hari di kamar korban.

“Kedua pelaku ini diamankan saat bekerja sebagai buruh gudang pupuk di Kelurahan Kilongan Permai, Luwuk Utara,” urainya.

READ:  Sakit Hati Diputus Cinta, Pria di Toili Aniaya Mantan Pacar di Kantor Koperasi 

Kasat Reskrim menegaskan akan terus mendampingi korban dalam pemeriksaan psikologis dan penanganan medis.***

Example 120x600