ININFO.ID – AMPANA, keseriusan Samsulrijal Labatjo (SL) telah mempersiapkan segala sesuatu untuk mengantisipasi hajatnya maju sebagai calon bupati Tojo Una-Una priode 2025 – 2029.
Kendati persiapan yang matang meninggalkan pertanyaan dan keiingin tahun siapa nanti sebagai calon wakil bupati yang bakal mendampinginya pada pesta demokrasi “Pilkada Tojo Una-Una” 27 November 2024 yang akan datang.
Hingga sejauh ini, bukan hanya soal finasial saja yang mengalir dari kantongnya, namun perjalanan waktu telah dipertaruhkannya untuk mengapai garis tangannya, dimana usaha itu harus dilakukannya disertai doa para keluarga dan sahabatnya yang semakin meluas, terus memberi spirit dan menjadi kekuatan yang terus mendorongnya untuk maju bertarung pada kontestasi Pilkadi Tojo Una-Una tahun 2024.
Melalui rilisnya hari ini, Ijal sapaan akrab mantan ketua DPRD Tojo Una-Una telah mempersiapkan deklarasi Calon Bupati Tojo Unauna, yang bakal mendampinginya dalam kontestasi Pilkada Tojo Unauna 2024.
“Dengan izin Allah, kami akan mengumumkan pasangan calon wakil bupati pada tanggal 4 Mei 2024 di Desa Galuga, Kecamatan Tojo Barat, sesudah itu saya dan pasangan wabup saya akan meresmian Posko Relawan di Desa Kabalo,” ungkap Samsurijal Labatjo.
Soal siapa Calon Wakil Bupati saya nanti, hingga sejauh ini, ia bersama teamnya telah menyerap beberapa nama dan sudah melakukan survei. Namun ungkap Ijal, ada nama calon yang dinilai potensial dan telah dikaji team konsultannya. “Sudah ada yang masuk dalam radar saya untuk menjadi pasangannya, setelah disurvei, memiliki elektabilitas dan tingkat kepopuleran yang tinggi”Jelasnya.
Yang jelas kata Ijal pada media ini, calon wakil bupati saya, adalah mantan birokrat yang memiliki popularitas tinggi di tengah masyarakat Tojo Una-Una, dan sudah teruji kinerjanya. Ucapnya separuh mengungkap pigur itu.
Ia menekankan, soal penentuan calon wakil bupati yang akan mendampinginya, bukan atas suka atau tidak suka, akan tetapi sudah ada mekanisme dalam sistem penjaringan calon wakil bupati melalui perangkat team saya.Terang Ijal
Terkait dengan kriteria calon wakil bupati dari harus dari kepulauan, ia mengatakan jangan ada asumsi dikotomi, perlu diketahui hakekat perjuangan saya untuk masyarakat Tojo Una-Una adalah utuh tak dibatasi wilayah. Ujarnya.
“Sebab program dalam visi misi pemerintahan saya kelak, adalah sukses program yang berkeadilan, dasar pertimbangan saya mengapa pilihan saya, wakil bupati saya harus berasal dari kepulauan” Tandasnya.
Lebih jauh dipaparkannya, saya yang dilatari oleh profesi pengusaha dan politisi, memiliki keterbatasan soal birokrasi pemerintahan, tentu wakil bupati pilihan saya harus memiliki latar belakang birokrasi yang menguasai persoalan birokrasi pemerintahan, sehingga tidak terjadi kepincangan dalam penerapan visi dan misi yang saya emban nanti.Paparnya.
Ditanyakan, bagaimana jika ada tawaran parpol sebagai pengusung maupun pendukung?
Ketika dalam perjalan nanti ada tawaran seperti itu, saya tidak pernah menutup kemungkinan itu, namun saya tegaskan tidak bersyarat.
“Saya tidak menutup kemungkinan itu, silahkan namun saya tegaskan dukungan itu tidak bersyarat, apalagi merubah komposisi Cabub dan Cawabub yang telah kami persiapkan.” Tegasnya.(Sam Asiku)









