Example floating
Example floating
Daerah

Festival Tunas Bahasa Ibu 2024: Langkah Konkret Pelestarian Bahasa Daerah di Sulawesi Tengah

323
×

Festival Tunas Bahasa Ibu 2024: Langkah Konkret Pelestarian Bahasa Daerah di Sulawesi Tengah

Sebarkan artikel ini

ININFO.ID, BANGGAI – Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2024 berlangsung sukses hingga hari terakhir. Acara yang digelar di Hotel Estrella Luwuk, pada (19/11/2024) ini menjadi momentum penting dalam upaya pelestarian bahasa daerah.

Hari kedua FTBI dimeriahkan dengan penampilan seni yang menggambarkan kekayaan budaya lokal. Para peserta menunjukkan bakat mereka dalam pembacaan cerpen, puisi, pidato, dongeng, stand up comedy, hingga tembang tradisi, semuanya disampaikan dalam bahasa daerah masing-masing.

Example 300x600

Penampilan ini tidak hanya memukau, tetapi juga menjadi wujud nyata upaya menjaga keberagaman bahasa daerah.

READ:  Bercermin pada Perebutan AKD, Sinyal Kemenangan AT-FM di Pilkada Banggai didepan Mata

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Asrif, M.Hum, menutup kegiatan dengan menyampaikan harapannya agar semangat pelestarian bahasa ibu terus tumbuh di kalangan generasi muda.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap semangat menjaga bahasa daerah terus berlanjut, tidak hanya di arena festival, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

READ:  Dinas P2KB-P3A Banggai Ikuti Bimtek PUG untuk Perkuat Komitmen Keadilan dan Kesetaraan Gender di Sleman

Sebagai penutup rangkaian acara, dilakukan penyematan selempang Tunas Bahasa Ibu dan penyerahan uang pembinaan secara simbolis oleh Dr. Asrif, M.Hum, bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banggai, Syafrudin Hinelo, S.STP, M.Si.

Acara ini juga diakhiri dengan pembacaan Komitmen Menjaga Bahasa oleh Dr. Asrif, yang diikuti oleh seluruh peserta Tunas Bahasa Ibu, menandai komitmen bersama untuk menjaga kelestarian bahasa daerah.

READ:  Wakapolsek Kintom Hadiri Rapat Lanjutan Terkait Rekrutmen Tenaga Kerja di Perusahaan

FTBI 2024 menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya bahasa daerah.

Dengan terselenggaranya festival ini, harapan untuk mempertahankan kekayaan budaya lokal semakin kuat di tengah masyarakat Sulawesi Tengah.**

Example 120x600