BANGGAI – Masyarakat Kecamatan Toili membantah keras tudingan bahwa telah terjadi persekusi terhadap salah satu Anggota DPRD Banggai dari Fraksi Gerindra, Lutfi Samaduri, dalam kejadian penggerebekan yang berlangsung pada Sabtu dini hari.
Kejadian tersebut bermula saat warga mendapati aktivitas mencurigakan yang dilakukan oleh sekelompok orang di wilayah mereka, termasuk di antaranya Lutfi Samaduri yang diketahui bukan merupakan warga Toili.
Mengingat waktu kejadian yang berlangsung menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan mengacu pada status Lutfi sebagai bagian dari Tim Pemenangan Paslon 03, warga menduga adanya potensi serangan fajar.
Dengan inisiatif sendiri, warga mendatangi kelompok tersebut dan mempertanyakan maksud serta tujuan keberadaan mereka di wilayah Toili pada jam yang tidak lazim. Situasi sempat memanas, namun tidak sampai terjadi tindak kekerasan.
Menanggapi laporan warga, Anggota DPR RI Beniyanto Tamoreka yang kebetulan berada di daerah asalnya, langsung menuju lokasi kejadian. Kehadiran Beniyanto bertujuan untuk menenangkan warga dan memastikan situasi tetap kondusif menjelang PSU.
Warga Kecamatan Toili menyayangkan munculnya narasi yang menyebut telah terjadi persekusi terhadap Lutfi Samaduri.
“Kami hanya menjaga wilayah kami dari potensi pelanggaran pemilu. Tidak ada persekusi. Jangan fitnah anak Toili,” ujar salah satu tokoh masyarakat Toili.
Warga pun mengimbau semua pihak untuk tidak menyebarkan informasi bohong atau fitnah yang dapat memperkeruh suasana politik yang sudah sensitif. Mereka berharap proses demokrasi berjalan damai dan jujur, tanpa adanya intimidasi maupun provokasi dari pihak manapun. ***









