ININFO.ID, BANGGAI – Pertandingan karate Porkab V Banggai berakhir Jumat (11/07/2025) tadi malam. Kejuaraan yang berlangsung selama 3 hari bertempat Gedung Graha Dongkalan itu secara resmi ditutup Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Banggai, Drs. Moh. Yori Ntoi, AIFO.
Sejumlah pesan Ia sampaikan pada sambutan penutupan. Salah satunya adalah para karateka Banggai mampu mempertahankan predikat juara umum cabor karate pada Porprov Sulteng 2026 di Kabupaten Morowali.
“Saya berharap prestasi tetap ditingkatkan. Terutama menghadapi Porprov Sulteng Morowali. Kita harus mampu mempertahankan juara umum, utamanya cabor karate dengan 7 medali emas,” kata Yori.
Ketua Harian Forki Banggai ini memberi ucapan selamat kepada para juara. Kepada yang belum juara imbau Yori agar tetap semangat.
Karena masih banyak iven kedepan, baik pra Popda, Popda Sulteng, termasuk Porprov.
Kesuksesan cabor karate pada Porkab V Banggai ini, tidak lepas dari peran sejumlah pihak. Sehingga dalam sambutannya Yori mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah punya andil positif tersebut.
“Ucapan terima kasih kepada semua panitia, yang telah melaksanakan kegiatan ini secara baik. Terima kasih juga kepada para wasit, tim medis, pihak keamanan, Camat selaku KOK (coordinator olahraga kecamatan), manejer, pelatih dan orang tua atlet,” kata Yori.
Pada cabor karate, Kecamatan Balantak keluar sebagai jawara. Kontingen ini meraih 4 emas, 5 perak dan 2 perunggu.
Meski mengantongi juga 4 medali emas, namun Luwuk Timur tanpa medali perak dan perunggu. Sehingga kontingen ini berada pada peringkat kedua.
Kecamatan Luwuk harus puas berada pada peringkat ketiga. Itu karena hanya membawa pulang 2 emas, 3 perak dan 3 perunggu.
Pada posisi kelima ada Kecamatan Lobu, dengan 2 emas, 2 perak dan 2 perunggu. Mantoh mentok pada urutan kelima, 1 emas, 1 perak dan 9 perunggu.
Tiga kecamatan gagal pada cabor karate. Batui, Nambo dan Toili Barat pulang tanpa membawa satupun medali. (**)














