ININFO.ID, BANGGAI – Mewakili Bupati Banggai, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Banggai, Moh. Yori Ntoi, resmi membuka Musyawarah Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Banggai yang digelar di Hotel Santika Luwuk, Sabtu (27/9/2025).
Hadir dalam musyawarah tersebut Sekretaris Pengprov TI Sulteng Budiono, Sekretaris Dispora Banggai Ipan Milang, Sekretaris KONI Banggai Sugiarto Djanun, para pengurus TI Banggai, serta perwakilan klub.
Dalam sambutan tertulis Bupati Banggai yang dibacakan Yori Ntoi, musyawarah kabupaten memiliki arti strategis, bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan wadah demokrasi keluarga besar TI Banggai. Forum ini menjadi ruang evaluasi kepengurusan sebelumnya, identifikasi tantangan, serta perumusan arah kebijakan dan program pembinaan atlet ke depan.
“Musyawarah ini adalah momentum memperkuat fondasi organisasi, memperkuat sinergi, dan memperkokoh komitmen demi kemajuan olahraga taekwondo,” ungkap Yori.
Ia menegaskan, taekwondo bukan hanya olahraga bela diri, tetapi juga seni yang sarat nilai disiplin, sportivitas, keuletan, kejujuran, dan rasa hormat. Nilai-nilai tersebut selaras dengan upaya membangun sumber daya manusia Banggai yang unggul dan berdaya saing.
Pemerintah Kabupaten Banggai, lanjutnya, memandang olahraga sebagai salah satu pilar pembangunan daerah. Selain menorehkan prestasi, olahraga mempererat persatuan, membangun semangat kebangsaan, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen mendukung pembinaan olahraga, termasuk taekwondo, melalui pelatihan, penyediaan sarana prasarana, serta sinergi bersama KONI dan stakeholder terkait.
Dalam kesempatan itu, Bupati melalui Kadispora menyampaikan empat harapan.
Terpilihnya kepengurusan baru TI Banggai yang amanah, solid, dan visioner.
Tersusunnya program kerja yang terarah, realistis, dan berkesinambungan, dengan fokus pembinaan usia dini, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, serta pengembangan sarana pendukung.
Meningkatnya prestasi atlet taekwondo Banggai di level provinsi, nasional, hingga internasional.
Terbangunnya sinergi antara TI, KONI, pemerintah daerah, dan masyarakat demi optimalisasi pembinaan olahraga.
“Saya berharap lahir lebih banyak atlet muda potensial yang mampu mengharumkan nama Banggai,” tutur Yori.
Pada kesempatan itu, Yori juga menyinggung capaian Kabupaten Banggai sebagai juara umum Porprov Sulteng 2022, yang untuk pertama kalinya berhasil merebut gelar dari Kota Palu. Ia menekankan, taekwondo bersama cabang olahraga lain memikul tanggung jawab besar untuk mempertahankan predikat tersebut pada Porprov 2026 di Morowali.
Selain itu, ia menyinggung Desain Olahraga Daerah (DOD), di mana taekwondo termasuk salah satu cabang unggulan berdasarkan prestasi yang telah diraih. Karena itu, kepengurusan baru TI Banggai diminta menjaga agar taekwondo tidak mengalami degradasi dari DOD dengan cara terus menorehkan prestasi.
“Ada istilah degradasi dalam DOD. Jangan sampai taekwondo masuk area degradasi. Caranya, cabor ini harus terus mengukir prestasi,” tegas Yori. (**)















