Touna inInfo.id – Wakil Bupati Kabupaten Tojo Una-Una membuka pelatihan dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Pelatihan tersebut diikuti oleh 25 orang CPNS dari dua Angkatan, “Angkatan 18 dan 19 tahun 2024 -2025”, dilaksanakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Tojo Una-Una (Touna).
Pelatihan tersebut selain dihadiri Wakil Bupati Surya Lapasiri dan 51 peserta CPNS, juga dihadiri oleh Sekertaris Daerah Alfian Matajeng, para Widyaswara dan tim evaluator Provinsi Sulawesi Tengah (hadir secara daring) serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah lingkup pemda Touna.
Untuk dapat diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) secara penuh, CPNS wajib mengikuti pelatihan dasar, sebab ini merupakan kewajiban dan syarat pokok yang harus dilalui, tidak sekedar menambah pengetahuan, namun membentuk watak , mental dan etika sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), kata wabup dalam sambutannya di Ruang Rapat Kantor Bupati, Senin 22 September 2025.
Selain itu, Wakil Bupati juga menyampaikan bahwa dilaksanakannya pelatihan ini ditujukan untuk membentuk ASN profesional, pembentukan sikap, prilaku bela Negara, nilai-nilai dasar, dan pengetahuan tentang kedudukan, peran ASN dalam NKRI, ujarnya.
Pemerintah juga kata Surya berupaya untuk membentuk abdi negara yang profesional, berintegritas, bersih dari KKN.
Pelatihan dasar CPNS ini kata Wabup, dilaksanakan dengan skenario pembelajaran blended learning, mengoptimalkan tekno;ogi informasi dan komunikasi yang dikembangkan oleh administrasi dikelola bersama penyelenggara pelatihan.
Ditegaskan wabup, pemerintah daerah membutuhkan ASN yang mau bekerja dengan hati, integritas, dan mengutamakan kepentingan Masyarakat diatas segalanya, seperti yang tertuang dalam amanat Undang-Undang nomor 20 tahun 2023 tentang ASN, katanya.
Melihat kondisi saat ini kata Wabup Surya dalam sambutan tertulis Bupati Ilham Lawidu yang dibacakannya, banyak yang “Bangga” dengan status ASN-nya tetapi justru dengan kebanggaannya itu malah mengikis kesadaran diri mereka sebagai aparat pelayan Masyarakat.
Diharapkan ini menjadi perhatian, “Perhatian ini kata Wabup tidak hanya untuk peserta, namun juga kepada kita sekalian yang telah bertahun-tahun mengemban tugas,
“Sebab ASN sambung Wabup merupakan sosok yang selalu menjadi contoh teladan, karena kedudukannya sebagai aparat pemerintah. Tersedianya sumber daya aparatur yang memadai di daerah, merupakan modal utama dalam memacu akselerasi Pembangunan.**(Sam)









