Touna inInfo.id – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Tojo Una-Una menggelar pelatihan aplikasi laporan keuangan Forsa Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa/Bumdesma) di Hotel Ananda Selasa 23 September 2025.
Untuk menciptakan pengelolaan potensi ekonomi desa maju dan mandiri, Dinas PMD pada kegiatan tersebut mengikutsertakan sedikitnya 30 orang pengurus Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa/Bumdesma) dari 130 Desa se-Kabupaten Tojo Una-Una.
Sekertaris Daerah (Sekda) Alfian Matajeng dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakannya mengungkapkan pelatihan dan Bimbingan tehnik (Bimtek) aplikasi laporan keuangan Forsa Bumdesa tahun 2025 ini bagian dari upaya memperkuat tata Kelola ekonomi desa di daerah ini.
Lahirnya Undang-Undang nomor 6 tahun 2014 tentang Desa telah memberikan ruang lebih besar bagi desa untuk mengoptimalkan potensi walaupun Desa merupakan entitas pemerintahan terendah, kata Sekda Alfian.
Alfian juga menyebut, Bumdesa dipandang sebagai salah satu instrument strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi ditingkat desa, melalui bumdesa, “Desa dapat menjalankan unit usaha yang menghasilkan pendapatan Asli Desa (Pades)”.
Selain itu juga dapat membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan warga, namun kata Sekda, peluang ini hanya akan berhasil jika pengelolaannya dilakukan secara provisional, transparan, dan akuntabel, ujarnya.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Sekda Alfian itu mengakui akibat sistem pelaporan yang tidak sesuai standar, dan Sumber Daya Manusia yang mengelola, mengakibatkan banyaknya Bumdesa mengalami stagnasi, bahkan gagal berkembang,
Kondisi ini kata Alfian tentunya dapat mengurangi tingkat kepercayaan Masyarakat, dan membuka celah terjadinya resiko penyalah gunaan keuangan Desa, sehingga penguatan sistem pencatatan dan laporan keuangan menjadi jawaban permasalahan tersebut,**(Sam)









