Example floating
Example floating
DaerahEditorial

DSLNG Paparkan Upaya Pelestarian Burung Maleo di Government Expo 2024

828
×

DSLNG Paparkan Upaya Pelestarian Burung Maleo di Government Expo 2024

Sebarkan artikel ini
Foto: Stand DSLNG di Government 2024, di Lapangan Mirqan, Bukit Halimun, Kelurahan Tanjung Tuwis, Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai. (doc: istimewa)

ININFO, BANGGAI – PT Donggi-Senoro LNG (DSLNG) menunjukkan komitmen kuat dalam pelestarian lingkungan, khususnya di sekitar area kilang mereka di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Dalam ajang Government Expo 2024 yang berlangsung di Luwuk, sejak Rabu 18 September dan akan berakhir Sabtu 21 September 2024 mendatang, DSLNG memaparkan berbagai upaya yang telah dilakukan, termasuk keberhasilan mereka dalam melestarikan burung maleo, salah satu satwa endemik Sulawesi yang terancam punah.

Example 300x600

Sejak 2013, DSLNG mendirikan usat Konservasi Maleo bekerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi. Ini merupakan pusat konservasi ex-situ pertama di dunia untuk burung maleo. Fasilitas ini bertujuan untuk melindungi keanekaragaman hayati dan menjadi bagian dari program konservasi berbasis masyarakat.

READ:  Tiga Tahun Memimpin, AT-FM Bawa Banggai Dengan APBD Terbesar di Sulteng

Diresmikan pada 5 Juni 2013 yang bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, pusat ini telah memainkan peran penting dalam mengembangbiakkan burung maleo.

Hingga saat ini, DSLNG berhasil melepaskan 127 ekor anakan maleo ke habitat alaminya di Suaka Margasatwa Bakiriang, Sulawesi Tengah. Dalam proses konservasi ini, DSLNG juga menanam ratusan pohon kemiri, yang menjadi makanan utama burung maleo.

READ:  Pjs. Bupati Banggai Pimpin Upacara Hari Pahlawan, Serukan Semangat Kepahlawanan Untuk Pembangunan Bangsa

Keberhasilan DSLNG dalam konservasi burung maleo telah diakui dengan berbagai penghargaan, termasuk dari Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) pada tahun 2013 dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atas upaya luar biasa mereka dalam konservasi burung maleo.

Inisiatif ini bukan hanya menunjukkan tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan, tetapi juga memperkuat peran komunitas lokal dalam melestarikan satwa langka. Pemerintah Kabupaten Banggai memuji langkah DSLNG sebagai contoh positif bagaimana industri dapat berkontribusi langsung pada pelestarian alam.

READ:  Penggunaan Dana Desa 2025, Hasan Baswan: BLT Masih Jadi Prioritas Utama

Komitmen DSLNG dalam menjaga ekosistem dan spesies endemik seperti burung maleo merupakan langkah penting dalam memastikan keberlanjutan lingkungan di Sulawesi Tengah.

Dengan program ini, DSLNG tidak hanya menjalankan kewajiban korporasi, tetapi juga membangun masa depan yang lebih lestari bagi generasi mendatang. ***

Example 120x600