Example floating
Example floating
BeritaDaerah

Penutupan Gerbang RTH Teluk Lalong Berdampak Pada Kunjungan dan Pendapatan Wisata Kuliner

831
×

Penutupan Gerbang RTH Teluk Lalong Berdampak Pada Kunjungan dan Pendapatan Wisata Kuliner

Sebarkan artikel ini
Foto : Deretan kursi kosong di lapak Wisata Kuliner RTH Teluk Lalong, Minggu 15 September 2024 (Doc: Istimewa)

ININFO, BANGGAI – Lapak-lapak kuliner di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Teluk Lalong tampak sepi pengunjung meskipun hari libur, dengan banyak kursi kosong di setiap lapak.

 

Example 300x600

Koordinator Kuliner RTH, Irfan Taha, mengungkapkan bahwa penurunan jumlah pengunjung sudah terasa sejak pandemi COVID-19 pada tahun 2020 lalu, dan hingga kini, pendapatan para pelapak belum menunjukkan kenaikan signifikan.

READ:  Bali Mang Dampingi Sulianti Murad di Pilkada Banggai 2024, Wanto : Kader Golkar Solid Dukung AT-FM

 

“Sejak COVID-19, pengunjung di RTH Teluk Lalong memang sudah menurun,” ujar Irfan, kepada awak media ini, Minggu 15 September 2024.

 

Meskipun daya beli masyarakat di Kabupaten Banggai masih stabil, kebijakan-kebijakan yang kurang mendukung menjadi kendala utama. Irfan mencatat bahwa banyak pengunjung kini lebih memilih lapak-lapak di luar RTH setelah gerbang ditutup, membuat mereka enggan berjalan jauh dari tempat parkir.K

READ:  BEM Fakultas Hukum UMLB Sosialisasikan Kesadaran Hukum di Desa Koninis

 

eputusan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banggai untuk menutup gerbang dinilai memperburuk situasi.

 

“Ketika gerbang ditutup, pengunjung yang membawa kendaraan harus parkir jauh dari RTH dan sering kali enggan untuk berjalan lebih jauh,” jelas Irfan.

 

Dia berharap agar kebijakan ini dapat dipertimbangkan kembali untuk memulihkan stabilitas pendapatan para pelapak. Irfan penuh harapan agar perubahan kebijakan ini bisa membawa kembali jumlah pengunjung dan pendapatan yang stabil. ***

Example 120x600