ININFO, BANGGAI – Calon Bupati peraga Kabupaten Banggai, Amirudin, menjelaskan secara terbuka mengenai Program Satu Juta Satu Pekarangan (SJSP) yang sering disebut-sebut oleh sebagian pihak sebagai program gagal atau tidak terealisasi.
Klarifikasi ini disampaikan Amirudin saat menghadiri pertemuan relawan di Rumah Relawan AT-FM, Kelurahan Luwuk, Kecamatan Luwuk, beberapa waktu lalu.
Amirudin menegaskan bahwa SJSP adalah sebuah inovasi yang telah terdaftar resmi di Kementerian Hukum dan HAM.
“Ini adalah inovasi yang sudah terdaftar di Kemenkumham,” ungkapnya, menepis tudingan bahwa program ini hanya sebatas janji kosong.
Ia juga mengungkapkan bahwa gagasan program SJSP muncul dari pengamatannya saat berkeliling Kabupaten Banggai sebelum mencalonkan diri sebagai Bupati.
Saat itu, Amirudin melihat banyak ibu-ibu yang kerjaannya hanya memasak untuk keluarga, yang kemudian menginspirasi dirinya untuk menciptakan sebuah gerakan ekonomi yang dapat memberdayakan masyarakat.
“Dari pengamatan itu, saya terinspirasi untuk menggerakkan ekonomi dengan memberdayakan masyarakat, khususnya kaum ibu,” jelasnya.
Menurut Amirudin, SJSP diporsikan untuk membantu masyarakat yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), setelah program tersebut diajukan dan disetujui oleh Pemerintah Provinsi.
Ia juga menepis anggapan bahwa SJSP adalah program yang gagal. Amirudin menegaskan bahwa program ini justru telah membawa dampak positif, salah satunya adalah penurunan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Banggai.
“Program ini sudah berhasil, bisa dilihat dari menurunnya kemiskinan ekstrem di Kabupaten Banggai,” tambahnya.
Lanjut, Amirudin menyatakan bahwa ia tidak akan menanggapi kritik dari pihak-pihak yang menuduh program SJSP tidak berjalan, karena menurutnya, mereka yang melontarkan kritik tersebut adalah orang-orang yang tidak memahami fakta sebenarnya.
“Saya tidak merespon jika ada yang menyampaikan bahwa SJSP gagal, karena sejatinya mereka adalah orang-orang yang tidak tahu,” tegasnya.
Amirudin menutup penjelasannya dengan optimisme bahwa program SJSP akan terus dilanjutkan ke depannya.
“Insya Allah, program ini akan terus kami lanjutkan,” pungkasnya. ***















