Touna inInfo – Pasca tewasnya turis asal Swis, Louis Marmy yang menginap di Resort Pristine, Pulau Una-Una Desa Binanguna Kecamatan Una-Una Kabupaten Tojo Una-Una yang saat itu sedang melakukan snorkeling.
Mengundang Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Tojo Una-Una (Touna), Jafar Muhamad Amin harus angkat bicara.
Menurutnya tewasnya turis asal Swis Louis saat melakukan Snorkeling itu akibat kelalaian pemilik resor.
Hal ini diungkapnya saat Wartawan inInfo.id melakukan wawancara melalui telepon selulernya, pada Senin (13/1) sekitar pukul 15.30 Wita.
Melalui telepon selulernya itu, Jafar menuturkan, pasca tewasnya Louis Marmy, dirinya mendapatkan informasi bahwa korban sebelum melakukan snorkeling.
“Ia mengkonsumsi minuman beralkohol yang berlebihan, dari sore hingga pagi hari, “harusnya pemilik Homestay dapat mengawasi ketat setiap tamu yang menginap”, Sambung Jafar.
Jafar yang juga selaku Wakil Ketua DPRD Touna itu menilai, hal itu terjadi akibat kelalaian pemilik resort.
Agar hal itu tidak terulang kembali, ia menghimbau kepada seluruh pemilik Resort yang ada di Kepulauan.
“selalu mengawasi setiap tamu yang menginap di Resortnya masing-masing,” tutup jafar.***(Sul)















