ININFO, BANGGAI – Sebuah langkah kongkrit ditonjolkan oleh BUMDes Abadi Uling dari Desa Uling, Kecamatan Kintom, dengan mengirimkan ekspor perdana sebanyak 24 ton arang batok kelapa ke Swedia. Ekspor ini secara resmi dilepas oleh Wakil Bupati Banggai, Furqanuddin Masulili, Minggu 11 Agustus 2024.
Acara pelepasan itu turut dihadiri Muhammad Asnawi Sabil, Direktur Promosi dan Pemasaran Produk Unggulan Desa dari Kemendes PDTT RI, Agus Cahyono Adi, Kepala Biro Layanan Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerjasama Kementerian ESDM RI, Hasan Baswan, Penjabat Kepala DPMPD Kabupaten Banggai, serta perwakilan dari PT PAU/ESSA dan PT Ailesh.
Dalam sambutannya, Wabup Furqanuddin Masulili menyatakan apresiasinya terhadap BUMDes Abadi Uling yang telah membuktikan kemampuan desa dalam bersaing di pasar internasional.
“Ini adalah bukti nyata bahwa desa kita mampu menghasilkan produk berkualitas yang diminati di luar negeri,” ujar Furqanuddin.
Ekspor perdana ini juga tidak lepas dari dukungan penuh PT Panca Amara Utama/ESSA, sebagai investor pupuk amoniak, serta pendampingan dari DPMPD Kabupaten Banggai.
Kepala Bidang Pemberdayaan Desa DPMPD Kabupaten Banggai, Dariyanto Sangkota, mengungkapkan bahwa ekspor ini akan dilakukan melalui PT Ailesh.
“Ekspor perdana ini pengirimannya sebanyak 24 ton, melalui PT Ailesh,” jelas Dariyanto.
Keberhasilan ini merupakan tonggak penting bagi BUMDes Abadi Uling dan diharapkan menjadi pemacu semangat bagi desa-desa lain untuk mengembangkan produk lokal yang berdaya saing tinggi di pasar global. Dukungan dari PT PAU dan PT Ailesh juga diakui sangat krusial dalam mewujudkan ekspor perdana ini.
Dengan langkah ini, BUMDes Abadi Uling tidak hanya menunjukkan potensi ekonomi desa, tetapi juga membuka jalan bagi pengembangan ekonomi lokal yang lebih berkelanjutan dan berdaya saing tinggi di kancah internasional. ***















