ININFO, BANGGAI – Dalam upaya menekan angka stunting di Kabupaten Banggai, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DP2KB-P3A) Kabupaten Banggai berpartisipasi aktif dalam Banggai Government Expo 2024.
Salah satu langkah penting yang diambil adalah penyaluran BKB KIT (Bina Keluarga Balita KIT), yang ditargetkan untuk meningkatkan kualitas pengasuhan dan tumbuh kembang anak.
Kepala Dinas P2KB-P3A, Kabupaten Banggai Faisal S.Sos., M.Si, menjelaskan bahwa pemberian BKB KIT ini menjadi bagian dari strategi daerah dalam mengatasi stunting, sebuah masalah kesehatan yang masih menjadi perhatian serius di Banggai.
Menurutnya, bantuan ini dirancang untuk mendukung keluarga dalam memberikan edukasi dan perawatan anak sejak masa kehamilan hingga usia 2 tahun, periode penting dalam perkembangan anak.
“Kami berkomitmen penuh dalam menangani masalah stunting melalui pemberdayaan keluarga dan intervensi yang sensitif. Edukasi yang berkelanjutan sejak dini dapat menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi kita,” ujar Faisal.
Pemberian BKB KIT Stunting ini ditujukan kepada kelompok BKB di 28 kecamatan di seluruh Kabupaten Banggai, dengan harapan dapat mempercepat penurunan angka stunting di daerah tersebut. Berbagai alat permainan edukatif (APE), seperti perosotan, ayunan, sepak bola, basket, hingga alat ketangkasan, disertakan dalam paket bantuan ini.
Faisal menambahkan bahwa APE tersebut diharapkan mampu memberikan sarana yang menyenangkan sekaligus mendidik, guna membantu anak-anak berkembang secara optimal.
“Semoga BKB KIT ini dapat menjadi sarana penting bagi keluarga dalam membina anak-anak mereka, serta menciptakan generasi yang berkualitas dan berdaya saing,” tutupnya.
Partisipasi DP2KB-P3A dalam Expo 2024 ini menunjukkan keseriusan pemerintah Kabupaten Banggai dalam menghadapi tantangan stunting, sekaligus mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menciptakan generasi yang lebih sehat dan cerdas di masa depan. ***















