ININFO, BANGGAI – Calon bupati petahana di Pilkada Banggai 2024, Amirudin, mengungkapkan pandangannya terkait distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang dinilai tidak tepat sasaran.
Dalam sebuah giat yang berlangsung di Rumah Relawan AT-FM, dengan tajuk “Ngobrol Santai Bersama Amirudin Tamoreka,” pada Senin 7 October 2204. Amirudin menegaskan bahwa pemerintah daerah sebenarnya sudah mencukupi kebutuhan BBM bagi masyarakat Kabupaten Banggai, namun distribusinya kerap dimanfaatkan oleh pihak yang tidak berhak.
“BBM bersubsidi sebenarnya sudah cukup, namun ada segelintir orang yang mengambilnya untuk keperluan yang seharusnya menggunakan BBM non-subsidi, seperti perusahaan,” tegas Amirudin.
Ia juga mengakui bahwa dirinya memiliki Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), tetapi memilih untuk tidak menjual BBM bersubsidi.
“Saya sendiri punya SPBU, tapi saya tidak menjual BBM bersubsidi karena saya takut memakan hak masyarakat miskin,” ujarnya.
Isu distribusi BBM menjadi salah satu perhatian utama publik, mengingat dampak langsungnya terhadap ekonomi masyarakat kecil.
Amirudin juga menyoroti perlunya pengawasan ketat terhadap penjualan BBM bersubsidi, agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak berhak, seperti perusahaan besar yang seharusnya menggunakan BBM non-subsidi. ***















